Terima Kasih

By : @riq_03012017

 

Selayaknya kita berterima kasih pada mereka yang telah menolong kita, memberi kita sesuatu atau mengajarkan kita apa yang belum pernah kita tahu..

Tapi kali ini, ijinkan saya untuk berTERIMA KASIH pada mereka yang  pernah dan telah membuat saya TERJATUH, TERLUKA, TERBURAI AIR MATA, TERJEREMBAB,  Yang  buat saya SEDIH, MERANA, GELISAH, seperti RANTING YANG PATAH bahkan TERPEROSOK DI LUBANG YANG MENGANGA……

Karena meski pernah merasakan itu semua yang sebenarnya tidak saya sukai dan membuat saya merangkak, terseok-seok serta mulai dari awal lagi, kali ini jujur saya harus mengucapkan TERIMA KASIH..

Pasti ada yang bertanya, mengapa ? Baiklah kawan akan saya ceritakan kenapa harus berTERIMA KASIH pada orang-orang yang membuat kita merasakan itu semua..kepahitan dalam hidup, ujian, cobaan atau mungkin musibah..

Seberapa  badai  angi n kencang  menerpa, jika kita kokoh pada prinsip kita, percaya dan yakin akan taqdir ALLAH yang akan menuntun kita menggapai semua impian itu..karena mereka takkan bisa merubah TAQDIR kita.. meski kita ingin kembalikan waktu agar semua kembali seperti semula..ingatlah ada RAHASIA ALLAH dibalik itu semua, ada kekuatan ALLAH yang berada di ujung kisah, yang mungkin menurut kita hal itu SAD ENDING, tetapi menurut ALLAH pada saatnya itulah HAPPY ENDING.. yang kita tidak akan menyangka bahwa ALLAH menghindarkan kita dari bahaya yang lebih tak bisa kita perkirakan..

Dan mereka yang berGEMBIRA di atas penderitaan saya..saya ucapkan TERIMA KASIH juga, karena membuat saya lebih BerSYUKUR, lebih INTROSPEKSI, buat saya bisa menyelami QADA’ dan QADAR yang diberikan ALLAH pada saya..meski mereka sekuat tenaga menghalanginya, ingatlah Keputusan ALLAH yang membuat saya tetap berada di garis takdirnya.. yang membuatku tetap bersyukur bahwa saya masih lurus beriman kepadaNya..

Andai saja kala itu mereka tak membuat saya seperti itu, tentu saya takkan bisa mengasah potensiku dan memunculkan energi yang membuat saya bisa berdiri tegak menatap langit..

Iklan

AIR KEHIDUPAN

By : @riq – 17032016

Pulang sekolah jalan kaki sama hanif melewati sebuah parit busuk (got mambu-bhs jawa ne),lalu hanif tanya,
hanif : nda, kenapa air di parit itu bau ?
bunda : iya,karena air itu berhenti mengalir, diam tergenang,sehingga banyak kuman, jorok dan bau
hanif : wah kalo gitu hanif ga mau jadi air di parit ah,hanif mau jadi air terjun smile emotikon

wah,memang bermacam-macam air nak, air juga pembawa kehidupan dari hulu sampai hilir,dari mata air hingga air dalam samudra luas
engkau bisa memilih jadi air apa saja nak,asal air tetap mengalir,air yang jernih seperti mata air. Tapi da kalanya posisi air terjun bisa membuat kita terpana akan keindahanny..padahal air terjun jatuh menghunjam ke bumi nak,mungkin bila engkau nikmati ujian jatuhny,akan terasa indah-terasa nikmat dan takjub akan kebesaranny..
tapi bila kita menikmati kesakitanny ketika jatuh, maka kita akan sering mengeluh.
padahal ujian jatuh itu tanda bahwa kehidupan kita akan mengalir mengikuti derasnya anak sungai..nikmati..

 

Belajar dari AIR

Air bersifat mengalah, namun selalu tidak pernah kalah…!!

Air mematikan api dan membersihkan kotoran…

�Kalau merasa sekiranya akan dikalahkan, air meloloskan diri dalam bentuk uap dan kembali mengembun…,,

�Air merapuhkan besi sehingga hancur menjadi abu… Bilamana bertemu batu arang, dia akan berbelok untuk kemudian meneruskan perjalanannya kembali…

Air membuat jernih udara sehingga angin menjadi mati(saat hujan turun)…

Air memberikan jalan pada hambatan dengan segala kerendahan hati, karena dia sadar bahwa tak ada satu kekuatan apapun yang dapat mencegah perjalanannya menuju lautan…

Air menang dengan mengalah, dia tak pernah menyerang namun selalu menang pada akhir perjuangannya..grin emotikon

‪#‎CopasanGrupWasap‬

Turbulensi 3

By : @riq..

Saat ini aku tidak sedang naik pesawat..

Tidak..bukan turbulensi pesawat juga..

Tapi kali ini turbulensi dari sebuah angkot yang bergetar melaju dan tiba- tiba mendadak berhenti..kendali sopir yang belum terlatih nampakny..sehingga mengguncang penumpang dan isi perutku ikut berguncang..membawaku melaju kencang mengikuti arah mimpiku..

Kadang sejenak kita pikirkan..

Kehidupan pun tiba-tiba melaju kencang penuh kesenangan dalam satu hari itu..

Hasrat yang tadinya membuncah..jadi berhenti berdetak tiba-tiba..

Kehidupan sudah lama kujalani..

Tapi ne..seperti berbalik arah kembali..

Kembali ke titik Nol..

Untuk meraih impian dan harapan..

Semoga kali ini turbulensi tidak berlangsung lama..

Semoga ada secercah cahaya yang menaunginya..

#diatasangkot

#meraihmimpi

Turbulensi 2

by:@riq_22052016

sungguh..berat..

cobaan..

musibah..

godaan..

ujian..

tapi aku harus tetap bertahan

menghadapi semua..

meski sakit..

meski berlinang airmata

meski lelah..

dan turbulensi itu masih tetap ada..

sepanjang kehidupan..

#otw_palu

#bismillahi_tawwakkaltu..

#mohon_doa_yang_terbaik

NOL

by :@riq

Sendiri di tengah badai

engkau pasti tak pernah rasakan perihnya

Berdiri menentang badai

kau takkan pernah rasakan letihnya

dan kini…dalam diamku sendiri

merenungi hari lewati pedih

menatap mentari yang terus menyinari

dan hadapi mimpi yang harus kujalani

kehidupan mulai dari NOL lagi

karena semua musnah tiada arti

hanya Azzam yang masih menghiasi hati

karena satunya itu bekal yang ku punya

perjalanan *HIJRAH*

masih ingat crita Ibunda Hajar yg dbawa Nabi Ibrahim untuk berjalan..#Hijrah

masih ingat crita Nabi Muhammad yg penuh liku untuk berpindah..#Hijrah

meski lelah terasa..

meski letih di jiwa

meski tak punya apa-apa

hanya Allah yang paling di Cinta..#Hijrah

Saatnya…mundur selangkah..

menyusun strategi..

menyusun kekuatan lahir dan batin..

kembali mngatur langkah..#Hijrah

Agar dapat bersinar kembali..

agar dapat meraih cita lagi

bersama kekasih dan buah hati..#Hijrah

#HijrahKisahkuKini

#UntukKembaliPerbaikiDiri

#KembaliKeTitikNol

Kepompong Jadi Kupu-kupu

#Celoteh_Anakku_MyInspired

 

KUPU_KUPU

By : @riq _05012017 at 0:24

 

Tadi  malam sepulang dari sekolah, shabrian anak sulungku cerita tentang kesehariannya, tentang beberapa temannya yang akan meneruskan SMP di Pesantren. Alhamdulillah, akhirnya Shabrian ingin juga masuk pesantren dengan antusias dia bertanya,

 

Shabrian : “Bunda, nanti Rian SMP nya di Pesantren mana sih ? Temen-temen sudah daftar

semua, ada yang di Jawa, ada yang di Payakumbuh “

Bunda : “Rian maunya di Pesantren yang Jauh, Sedang atau yang dekat ?”

Shabrian : “Kalo jauh dimana ?”

Bunda : “Kalo jauh bisa di Jawa atau di Padang Sidempuan”

Shabrian : “Kalo sedang ?”

Bunda : “Kalo sedang bisa di Serdang Bedagai, bisa di Langkat”

Shabrian : “Kalo deket ?”

Bunda : “Kalo deket ya di Islamic Centre atau di Sunggal atau di Medan Selayang,

terserah abang mau pilih yang mana ?”

Shabrian : “Abang mau lihat yang sedang dulu aja ya?”

Bunda : “Ok. Abang mau sekolah jauh, sedang atau dekat, bunda sama abi tidak masalah,

asal kalian ingin masuk pesantren pilihan kalian sendiri. Pernah tidak lihat kupu-

kupu ? sebelum jadi kupu-kupu dia kemana ?

Shabrian : “Ya jadi kepompong”

Bunda : “Sebelum jadi kepompong, kupu-kupu itu ibarat ulat yang kecil atau anak kecil

yang susah diatur. Ulat kalo dipegang kan kita bisa gatal. Ulat makan daun. Nah,

masuk pesantren manapun itu ibarat kita masuk ke dalam kepompong. Di pesantren kita diajari bijaksana, mandiri, hafal qur’an dan semuanya sendiri, agar ketika keluar dari pesantren, kita bisa seperti kupu-kupu yang sayapnya indah”

Shabrian : “Tapi ada nda, kupu-kupu yang sayapnya jelek ?”

Bunda : “Jangankan di pesantren, di sekolah manapun juga yang ibaratnya seperti

kepompong, kupu-kupu atau kita bisa berubah menjadi indah ataupun jelek,

terutama akhlaknya ! Jadi jangan salahkan orang tua atau pesantren jika nantinya

kita berubah jadi jelek, karena hidup adalah pilihanmu, mau punya akhlak buruk

mau punya akhlak baik semua ada konsekuensinya. Tapi Allah sebaik-baik yang

memiliki keindahan, maka hiasilah perilakumu dengan hiasan sayap akhlak yang indah dan buang jauh perilaku buruk untuk kesuksesanmu. Karena sukses bukan milik orang lain sukses untuk diri kamu sendiri”

Menyerap Energi

Menyerap Energi

By : @riq_06012017

 

Baru kemarin posting status tentang rindu di majelis ilmu

Eh esok udah bertaburan ilmu

Berkumpul dengan orang-orang sholeh

 

Menyerap energi-energi positif mereka

Untuk kembali bercahaya

Tuk kembali mengasah menjadi mutiara

Meski berada di kolam lumpur

 

So..move on dunk..

Kamu..ya kamu..

Yang masih galau..

Yang masih risau

 

Bergabung di majelis ilmu

Berkumpullah dengan orang-orang sholeh

Kehilangan Sebelum Kehilangan

By : @riq_07012017

Kehilangan..siapa orangnya yang mau kehilangan

Entah kehilangan barang ataupun seseorang yang kita cintai

Tapi kehilangan kali ini menyesakkan

Karena membuatku teringat lima tahun silam..

Saat Bapak pergi begitu cepat..

Meninggalkan jiwa untuk menghadap Sang Maha Pencinta

Sedih mengingatnya..

 

Tapi tetap membuatku terus mengingatnya

Kenangan bersama Bapak di kampung halaman

Semua suka nyaris tanpa duka

 

Bapak tak mengenalkan kami arti susah

Tapi kami bisa merasakannya

Semua membias menyuruk di dada

Takkan bisa terlupa hingga meresap ke dalam jiwa

 

Kehilangan kali ini menorehkan luka

Meski tiap jiwa pasti akan merasakannya

Kehilangan sebelum kehilangan diri kita sesungguhnya

Yang entah suatu saat nanti pasti mendapatkan gilirannya

 

Apakah kita sudah mempersiapkan kematian

Mampukah kita mengukir makna kehilangan

Sehingga kehilangan itu tak membekas di tiap jiwa Dan kita akan mendapatkan cintaNya